Sosialisasi dan Koordinasi SPI KPK, Bahas Strategi Pencapaian Target
Selasa, 15 Juli 2025 – Kepala BRMP Bali dan staf/pegawai BRMP Bali mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi yang diselenggarakan oleh Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementan, secara daring via zoom meeting. Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris BRMP Kementan, dan dimoderatori oleh Aulia selaku Ketua Kelompok Substansi Evaluasi dan Pelaporan Sekretariat BRMP Kementan.
Acara sosialisasi dan koordinasi menghadirkan tiga narasumber yaitu, Inspektur Investigasi, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanianian Brigjend. Pol. Kurniawan Affandi S.I.K., M.M., serta Dian Rachmawati dan Widodo Teguh Santoso perwakilan Auditor Madya Inspektorat Investigasi Itjen Kementan
Sekretaris BRMP Kementan Husnain, M.P., M.Sc., Ph.D., dalam arahannya menekankan agar seluruh UPT Lingkup BRMP Kementan, berperan aktif berupaya meningkatkan skor SPI dengan memperluas sosialisasi dan meningkatkan internalisasi terkait pencegahan korupsi. ”Kami dan dibantu seluruh pimpinan UPT Lingkup BRMP Kementan berkomitmen dan siap mensukseskan SPI KPK tahun 2025” tegasnya.
Inspektur Investigasi, Brigjend. Pol. Kurniawan Affandi S.I.K., M.M., yang memaparkan hasil SPI tahun 2024 di masing-masing eselon 1, yang mana rata-rata Indeks Integritas pada semua komponen Internal maupun Eksternal mengalami kenaikan dari tahun 2023. “Tahun 2025 saya harapkan kita secara bersama-sama dapat meningkatkan lagi nilai skor SPI di Kementan menjadi 80 dengan warna Hijau” ujarnya.
Narasumber kedua, Widodo Teguh Santoso, memaparkan terkait Persiapan SPI Tahun 2025. Dijelaskan komponen SPI meliputi penilaian Internal, penilaian Ekternal dan penilaian Ekspert. Mengenai Timeline pelaksanaan persiapan survey sudah dimulai dari bulan April 2025 dan akan berakhir di bulan Desember 2025. Metode yang digunakan KPK adalah Blasting yaitu, responden Internal dan Ekternal yang dipilih secara random oleh KPK akan dikirimi link survei yang berisi pertanyaan-pertanyan yang wajib diisi oleh responden.
Selanjutnya terkait strategi peningkatan nilai SPI, apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai skor 80, disampaikan oleh Dian Rachmawati. Senada dengan Sekretaris BRMP Kementan, Ia menegaskan agar memperkuat sosialisasi dan internalisasi terkait SPI. “Pengkondisian sangat dilarang dalam pelaksanaan survei, hal ini untuk mencegah terjadinya pengulangan survei oleh KPK jika terbukti terdapat pengkondisian responden untuk menjawab tidak objektif. "Strategi kita adalah melakukan sosialisasi sebanyak-banyaknya terkait pencegahan korupsi. Dengan itu dapat mendorong responden yang terpilih oleh KPK mau mengisi survey dengan baik, karena semakin banyak yang mau mengisi survei maka akan meningkatkan nilai integritas kita” jelasnya.
Sebagai penutup Aulia sebagai moderator menyatakan untuk mendukung komitmen pimpinan akan menekankan kepada seluruh Ketua Kelompok Substansi dan Ketua Tim Kerja lingkup BRMP Kementan untuk bergerak meningkatkan sosialisasi dan internalisasi SPI KPK di lingkungan kerja masing-masing. (swk)